Lady Astor adalah seorang wanita Amerika jelata, yang
menikah dengan seorang bangsawan Inggris, Lord Astor.
Karena pernikahan ini , ia di anugerahi gelar bangsawan.
Masih banyak rakyat Inggris hidup dalam nuansa monarki,
dan masih banyak bangga dengan hirarki kebangsawanan.
Tapi dalam waktu tak lama, lady Astor sanggup merebut
hati mereka, karena sikap beliau yang tulus dan "berkelas"
Ia segera masuk kancah kehidupan sosial tingkat tinggi
dan kemudian dipilih menjadi anggauta House of Representative
( semacam Majelis Permusyawaratan Rakyat / MPR ) di sana .
Lady Astor bahkan merupakan satu satunya wanita di situ.
Institusi House of Representative di Inggris merupakan
gudangnya para ahli politik dan sangat umum kalau sindiran
sindiran pedas muncul, baik dalam sidang sidang ataupun
saat reses.
Bahkan ungkapan kasar nyelekit juga amat biasa.
Lady Astor senantiasa mampu membela dirinya.
Ia selalu berprinsip untuk tampil tulus, sesuai kata hati,
dan tidak menggantungkan diri dengan gelar kebangsawanannya.
Dalam sebuah acara sidang yang dihadiri lengkap,
Lady Astor berpidato.
Seorang anggauta majelis minta waktu menanggapi pidato
tadi dengan sebuah pertanyaan.
Serius ia tanya : " Lady, Anda merasa tahu banyak tentang
peternakan dan pertanian, sampai berani memberi pernyataan
pernyataan itu. Numpang tanya: tahukah Anda berapa sih
jumlah jari jari seekor babi?"
Amat jelas pertanyaan ini bermaksud mempermalukan sang Lady.
Lady Astor menjawab cepat :
"Silakan buka sepatu Anda , dan hitung sendiri berapa
jumlah jari jemari Anda......"