Konon ada seekor tikus yang bijak, tinggal di hutan.
Tikus ini sering memberikan petuah dan nasehat, yang diterima
dengan sangat senang oleh penghuni hutan.
Salah satu keistimewaannya, Tikus selalu mengajar dengan
contoh nyata.
Suatu hari, hutan bergolak dengan berita berita simpang
siur tentang bahaya yang mengancam.
Penghuni hutan merasa was was, dan kawatir akan masa depan.
Jadi Tikus mulai mengajar agar jangan terlalu kawatir tanpa
alasan tegas.
Seperti biasa , ia memberi contoh contoh nyata.
Saat sedang berbicara dimuka penghuni hutan, datanglah Singa
sombong mengolok - olok kuliah Tikus bijak.
Dengan tenang Tikus memberi awasan.
" Singa, satu bulan mendatang, kau akan mati oleh kebijaksanaan
ku " , kata Tikus tegas.
Sang Singa tertawa terpingkal - pingkal.
"Haaaa....Tikus kecil nan pandai namun tolol....Kau begitu
kecil, mana bisa membunuhku yang 1000 kali lebih besar ?
Begini saja , kalau kau dalam waktu tiga puluh hari tak bisa
bunuh aku, maka Sang Singa Raja Hutan akan menghukum mati
Sang Tikus Bijak yang kurang pandai.....haaaaaa"
Sambil tertawa , pergilah Sang Singa.
Satu hari berlalu, dan pada petang harinya Sang Singa
mulai memikirkan, langkah apa yang sedang di rancang oleh
Tikus.....
Hari kedua, Sang Singa mulai menghitung hitung kemampuan
Tikus...apakah ia punya daya sulap? Atau racun ?
Atau jebakan ?
Hari ke tiga...kembali Sang Singa berpikir keras.
Hari ke empat....lima.....enam....Kuatir mulai menerpa.
Hari ke tujuh...ke sepuluh...Singa makin kawatir dan was
was. Ia mudah terkejut....mimpi buruk....sulit makan.....
Pada hari ke 27 seluruh penghuni hutan menemukan Singa
Raja Hutan sudah mati mendadak dalam tidurnya.
Otopsi di Rumah Sakit Umum Hutan mendiagnosa: Mati ketakutan
karena kawatir berlebihan....
Nah, teori Tikus benar juga kan ?