Untitled Document
 Home
 Visi & Misi
 Sejarah / History
 Organisasi
 Service / Pelayanan
 Gereja - Gereja Cabang
 Rubrik Kesehatan
 Departemen Misi
 News & Berita
 Hubungi Kami
 Kesaksian
 Photos
 Khotbah Gembala
Gereja yang misioner & Hari Pentakosta (125 )
                      GEREJA YANG MISIONER DAN
                                HARI PENTAKOSTA


I. PENDAHULUAN

1. Hari Pentakosta dan Misi sangat erat hubungannya.
Pada hari Pentakosta Roh Kudus telah dicurahkan dan murid-murid telah dipenuhi Roh Kudus.
Pada hari Pentakosta telah lahir gereja/jemaat yang mula-mula sebanyak 3000 orang.
Kisah 2 : 41 ”Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira 3000 iwa”.

• Baptisan air yang diikuti oleh 3000 orang!
Mereka dinamakan sebagai jemaat yang pertama atau jemaat yang mula-mula

2. Gereja Sidang Jemaat Allah (Assemblies of God) telah lahir juga karena pencurahan Roh Kudus pada awal abad ke-20. Dilahirkan pada tanggal 6 April 1914.

Awal mula pencurahan Roh Kudus telah dilakukan oleh Tuhan pada 1901 tanggal 1 Januari, dialami oleh satu orang murid Sekolah Alkitab di Topeko, Kansas, Missouri. Murid itu bernama Agnes N. Ozman.

Pencurahan Roh Kudus di Topeka dilanjutkan oleh Tuhan dengan kebangunan rohani di Azusa Street, LA. Tuhan telah memakai hambaNya, W.J. Seymour, untuk kebangunan rohani itu, yang berlangsung 3 tahun, siang dan malam tanpa istirahat. Banyak orang datang dari berbagai tempat dan dipenuhi Roh Kudus. Banyak jemaat dari gereja Baptis, gereja Methodist dan lain-lain dipenuhi Roh Kudus dan menjadi berapi-api untuk Tuhan.

Tetapi ketika mereka kembali ke gereja mereka, maka mereka telah dikucilkan. Lalu mereka berhimpun dalam persekutuan, yang diberi nama Assemblies of God.
Mereka mendirikan Assemblies of God dengan 3 tujuan utama :
1. Mempertahankan agar doktrin yang dianut tetap Alkitabiah
2. Menyelenggarakan pendidikan rohani (pengajaran) bagi jemaat dengan membuka Sekolah-sekolah Alkitab.
3. Mengatur pengutusan misionaris ke seluruh dunia.


II. THE REASON FOR BEING GSJA (Alasan keberadaan GSJA)

 Alasan keberadaan GSJA sebagai bagian dari gereja yang universal :

 1. Menjadi kaki-tangan (agen) Allah untuk menginjili dunia ini (KPR 1 : 8, Matius 28 : 19, 20; Markus 16 : 15-16)

2. Menjadi sebuah lembaga di mana manusia beribadah kepada Allah (1 Korintus 12 : 13)

 3. Menjadi sarana untuk memenuhi maksud Allah yaitu membangun sebuah jemaat, yang terdiri dari orang-orang kudus yang sedang disempurnakan supaya sesuai dengan kepenuhan Kristus (Efesus 4 : 11-16; I Korintus 12 : 28, 14 : 12)

 GSJA terus menerus menjalankan fungsinya sesuai dengan the reason for being-nya menuruti pola para rasul dalam Perjanjian Baru, dengan mengajar dan mendorong orang-orang percaya supaya dibaptis dalam Roh Kudus.
 
 Baptisan Roh Kudus membawa dampak :
1. memberikan kemampuan kepada orang-orang percaya untuk memberitakan Injil dengan kuasa  Roh Kudus, yang disertai tanda-tanda ajaib.
2. memberikan dimensi baru dalam ibadah orang-orang percaya kepada Allah
3. memberikan kemampuan kepada orang-orang percaya untuk menanggapi secara tepat pekerjaan Roh Kudus, dalam bentuk buah-buah Roh dan karunia-karunia Roh serta pelayanan seperti zaman awal Perjanjian Baru, sehingga tubuh Kristus dapat dibangun.


III. GEREJA YANG MISIONER

 GSJA adalah sebuah gereja yang misioner, oleh karena GSJA berkeinginan untuk menggenapi seluruh tujuan utama rencana Allah atas manusia :

 1. Mencari dan menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang dengan melakukan pelayanan bersaksi dan memberitakan Injil (Pelayanan Keluar)

2. Agar umat manusia beribadah kepadaNya.
Menyelenggarakan Ibadah dengan melakukan Praise & Worship (pujian & penyembahan) – (Pelayanan ke atas)

 3. Allah juga bermaksud membangun satu tubuh yang terdiri dari orang-orang percaya, yang sesuai dengan teladan AnakNya (Pelayanan ke dalam).
  Pelayanan ke dalam dilakukan melalui :
  - persekutuan (fellowship)
  - pelayanan
  - pemuridan, dengan target agar jemaat akan memiliki kedewasaan rohani dan karakter seperti Kristus.

 Usaha yang dilakukan oleh GSJA Batu Tulis :
1. Dalam Pelayanan Keluar :  Memenangkan jiwa
  ● Perintisan gereja
   Kehadiran rata-rata : 2000 –  1923 orang,   5 cabang, 3 Pos SM
    2002 –  2724 orang, 10 cabang, 0 Pos SM
    2004 –  3.319 orang, 11 cabang, 0 Pos SM
    2006 –  3.950 orang, 14 cabang, 3 Pos SM
    2008 – April 4.144 orang, 15 cabang, 2 Pos SM

   ● Membuka AT-APT sejak 1999
   Telah diutus lebih dari 100 orang tamatan AT-APT
   Departemen Misi setiap bulan membiayai 8,5 juta rupiah
  ● Menyelenggarakan Panti Asuhan Graha Anugerah

2. Dalam Pelayanan Ke atas :  P & W
  ● Yehesaf Ministry
- Tim musik, WL, Singers, Tamborine, Creative Ministry, LCD, Sound System.
  ● Paduan Suara
  ● Departemen Doa & Pelayanan Kebaktian Doa
     Doa Pentakosta
     Doa puasa pengerja
     Doa puasa di luar kota

3. Dalam Pelayanan Ke Dalam :
  ● Menyelenggarakan SM
  ● Menyelenggarakan Kebaktian KW, KP, Remaja, Youth, BEP, Lansia
  ● Menyelenggarakan PPJ, LKTI, Care-cell, KTB
  ● Menyelenggarakan pelayanan Sosial – MGC


IV. KELUAR DARI COMFORT ZONE (Keluar dari Zona nyaman)

1. Jemaat bertumbuh dan pelayanan diberkati :
Kisah 2 : 47
Kisah 5 : 12 – 16
Kisah 6 : 7

 2. Dipaksa keluar dari Zona Nyaman melalui penganiayaan (Kisah 8 : 1-6)


V. PENUTUP

 Kita mau terus menerus menjadi gereja yang misioner sampai Tuhan Yesus datang kedua kalinya.

 Kerohanian bisa naik – turun
 Jaga kondisi agar ”Biarlah rohmu menyala-nyala.”

 

                                      ~~



[Kembali]
(c) 2004 Gereja Sidang Jemaat Allah Batu Tulis All Rights Reserved