Ada orang atheis ( mengaku tak beragama ) iseng, ia mendaftarkan
sebuah tuntutan kepada pemerintah Amerika, agar untuk
golongan Atheis juga diberikan sebuah hari libur Nasional.
Nah, Amerika serikat punya libur hari Nasional bagi umat
Kristen. Natal, Paskah merupakan tanggal merah.
Orang Yahudi juga kebagian Hari Raya Paskah, Hannukah dan Yom Kippur
Orang Muslim dan Buddha juga kebagian.
Jadi, didaftarkan di pemerintah negara bagian Florida sebuah
tuntutan.
Orang Atheis juga minta hari libur.
Nah , Di Amerika, urusan beginian menjadi preseden penting.
Jadi digelarlah pengadilan lengkap dengan hakim, jaksa dan
pengacara yang menuntut hari libur Atheis itu.
Acara pengadilan baru dimulai beberapa menit,tatkala
hakim mengetuk palu.
" Kasus selesai, permohonan tak diterima "
Pengacara yang mengajukan permasalahan ini, melompat berdiri.
"Protes yang Mulia" , katanya sengit " Orang Kristen punya hari
besar. Orang yahudi punya, Orang Hindu punya....
Kok orang Atheis tak boleh punya....tak adil...!"
Hakim menatap dengan tajam.
"Sudah...kalian sudah punya hari besar...", katanya tegas.
Pengacara itu memasang muka heran.
Pak hakim kemudian berkata lagi,
" Tanggal 1 April dinamakan di Amerika Hari orang Bebal.
( Fools day - hari dimana orang boleh membohongi orang lain
dengan gaya becanda - pen )
Di Mazmur 14 : 1 dikatakan Orang bebal berkata dalam hatinya
tidak ada Allah
Nah, orang yang tidak percaya Allah disebut orang bebal.
Kalian Atheis tidak percaya Allah.
Jadi kalian orang bebal.
Dan untuk orang bebal, ada hari raya orang bebal
yaitu 1 April "
Hakim kemudian meninggalkan sang pengacara yang mau tak
mau harus menerima argumen ini.