Seorang pendeta sedang bertamu dirumah pendeta lainnya,
tatkala telepon berdering.
Karena tuan rumah sedang pergi keluar sebentar, pendeta tamu
itu terpaksa angkat telepon.
"Apa pendeta ada dirumah ? " Tanya penelpon itu.
Pendeta tamu menjelaskan bahwa ia tamu, tapi ia juga seorang
pendeta.
" Ooo " katanya lega "Anda juga bisa bantu saya pak
pendeta "
Penelpon itu kemudian bertanya ayat - ayat yang ada hubungan
nya dengan acara pemakaman.
Pendeta tamu ini memberikan referensi ayat - ayat tersebut.
Kelihatannya sang penelpon mencatat dengan rajin.
" Bukankah ada ayat yang sebut ...dari debu kepada debu..?"
tanyanya serius.
Pak pendeta tamu memberikan juga ayat ayat tersebut.
Kemudian, ingin tampil penuh simpati, pendeta tamu itu
bertanya : " Kalau boleh tahu, siapa yang meninggal?"
Jawab penelpon tersebut : " Kucing milik puteri saya pak"
aih aih.....