KASIHILAH TUHAN, ALLAHMU
Matius 22 : 37-38
”Jawab Yesus kepadanya : Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.”
I. PENDAHULUAN
1. Cinta atau kasih adalah dasar Kekristenan
2. Tuhan, Allah kita, telah terlebih dahulu mengasihi kita
● Yohanes 13 : 1 ... Ia senantiasa mengasihi murid-muridNya
● Yohanes 3 : 16 ... begitu besar kasih Allah akan dunia ini...
● Yohanes 13 : 34 ... supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu
3. Tuhan ingin mendapat kasih umatNya
Tuhan ingin agar kita mengasihiNya. Timbal balik.
II. MENJALIN HUBUNGAN YANG BAIK DENGAN TUHAN
1. Tuhan ingin agar terjalin hubungan yang baik antara Tuhan dengan umatNya, seperti halnya di Taman Eden dulu
2. Hubungan antara Tuhan dengan umatNya sangat dekat, dilukiskan sebagai :
- Kepada dengan tubuh
- Pengantin laki-laki dengan pengantin perempuan
- Gembala dengan domba
- Pokok anggur dengan carang
- Bapak dengan anak
3. Tuhan berinisiatif terlebih dulu untuk menjalin suatu hubungan yang akrab dengan manusia.
Yohanes 4 : 23b ”... sebab Bapa menghendaki (mencari) penyembah-penyembah demikian”
III. CINTA YANG AGUNG
Ayat 37 : Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budi
● Kita diminta mengasihi Tuhan dengan kasih yang agung
● Seperti apa kasih yang agung?
● Kasih yang disertai kesetiaan
● Kasih yang disertai pengorbanan
● Kasih yang disertai pengampunan
● Kasih yang disertai kerendahan hati
● Penjelasan
1. Mengasihi Tuhan disertai kesetiaan
● Setia sampai akhir
● Setia dalam panggilan
● Setia dalam iman kepada Kristus
”Aku telah memelihara iman.” 2 Timotius 4 : 7
2. Mengasihi Tuhan dengan disertai pengorbanan
Ini adalah kasih yang terbesar, kasih yang mula-mula
● Rela berkorban uang, tenaga, perasaan, bahkan nyawa
3. Mengasihi dengan disertai pengampunan
● Contoh : Anak yang terhilang
4. Mengasihi dengan disertai kerendahan hati
● Contoh : Tuhan Yesus mencuci kaki murid-muridNya
● Melayani (dengan hati hamba) bukan dilayani
IV. 100%
Perlu diketahui bahwa Tuhan mau agar kita mengasihiNya dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budi kita.
● Kutipan dari Purpose Driven Life
Tuhan Allah kita tidak tertarik pada komitmen separuh hati, ketaatan sebagian, sisa-sisa waktu dan uang Anda. Dia inginkan pengabdian penuh Anda, bukan sedikit dari kehidupan Anda. Tuhan Allah kita tidak menginginkan sebagian dari hidup Anda.
Contoh : Melayani dengan kasih atau melayani karena jabatan
V. PENUTUP
Mengasihi Tuhan Allah kita adalah suatu keharusan bagi kita. ”Itulah hukum yang terutama”
Itu adalah aturan yang harus kita taati dan nomor satukan
Nyanyian : Saya cinta Yesus
~~