KEBANGKITAN KRISTUS MEMPUNYAI ARTI
PENTING BAGI UMAT MANUSIA
I. Pendahuluan
Kematian dan Kebangkitan Kristus adalah peristiwa yang sudah diberitahukan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya, jauh hari sebelum peristiwa itu terjadi :
● Matius 16 : 21
● Matius 26 : 31-32
Kebangkitan Kristus mempunyai arti penting bagi umat manusia, oleh sebab :
1. Kebangkitan Kristus mengkonfirmasikan/menegaskan bahwa karya Kristus sebagai Juruselamat umat manusia sah di hadapan Allah
2. Kebangkitan Kristus meenguhkan tentang keilahian Kristus Yesus, bahwa Dai sesungguhnya adalah Anak Alllah yang berkuasa.
3. Kebangkitan Kristus menyebabkan tidak terputusnya hubungan antara Tuhan Yesus dengan umatNya. Menjamin bahwa kita memiliki Tuhan yang hidup, bukan Tuhan yang mati.
II. Arti penting I :
Kebangkitan Kristus mengkonfirmasikan/menegaskan kepada kita bahwa karya Kristus sebagai Juruselamat umat manusia diakui sah di hadapan Allah.
1. 1 Petrus 2 : 24 menyatakan bahwa Tuhan Yesus sendiri telah memikul dosa-dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib.
2. Tuhan Yesus telah mati sebagai Anak Domba Allah yang dikorbankan untuk menghapus dosa umat manusia.
Yohanes 1 : 29 ”Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia”
3. Pada zaman PL, penghapusan dosa dilakukan dengan mengorbankan (menyembelih) domba jantan atau anak lembu, lalu Imam Besar membawa darah anak domba itu ke dalam Ruang Maha Kudus sambil berdoa memintakan pengampunan dosa bagi umat Israel.
Apa yang telah dilakukan oleh umat Israel itu mengikuti gmbaran dari Sorga.
Ibrani 9 : 11-12 ”... Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat kudus... dengan membawa darahNya sendiri.
Ibrani 9 : 24-36 ”... Ia hanya satu kali saja menyatakan diriNya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korbanNya.”
4. ● Apabila ada darah anak domba, tetapi tidak ada Imam Besar yang membawa darah anak domba itu maka penghapusan dosa gagal.
Demikian pula halnya, apabila Tuhan Yesus sudah mati sebagai Anak domba Allah yang dikabarkan, tetapi tidak ada Imam Besar yang membawa darahNya itu, maka penghapusan dosa umat manusia gagal.
● Dan siapakah yang berlayak menjadi Imam Besar, yang akan membawa darah Kristus? Tidak ada yang berlayak, kecuali Anak Allah sendiri, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
● Tetapi bagaimana Tuhan Yesus berlaku sebagai Imam Besar, kalau Dia mati? Oleh sebab itu Dia harus bangkit dari kematian, Dia harus hidup kembali.
5. Roma 4 : 25 ”... Yesus ... dibangkitkan karena pembenaran kita” (Pembenaran : berbaik kembali dengan Allah).
III. Arti Penting II :
Kebangkitan Kristus meneguhkan tentang keilahian Kristus Yesus, bahwa Dia sesungguhnya adalah Anak Allah yang berkuasa.
1. Pemimpin-pemimpin besar, nabi-nabi mempunyai hari lahir dan hari kematian, tetapi tidak ada seorangpun yang mempunyai hari kebangkitannya.
2. Tuhan Yesus bukanlah manusia biasa seperti halnya pemimpin-pemimpin besar/nabi-nabi. Dia adalah Tuhan pencipta alam semesta, yang telah turun dari sorga untuk menjadi manusia, yang menyelamatkan umat manusia.
3. KebangkitanNya dari kematian meneguhkan tentang keilahianNya, bahwa Dia sesungguhnya adalah Anak Allah yang berkuasa.
Roma 1 : 4 ”dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitanNya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.”
FAYH : ”Ia dibangkitkan dari antara orang mati sebagai bukti bahwa Ia adalah Anak Allah yang penuh dengan kuasa, yang memilih sifat-sifat kesucian Allah.”
IV. Arti Penting III :
Kebangkitan Kristus menyebabkan tidak terputusnya hubungan antara Tuhan Yesus dengan umatNya. Sekaligus, menjamin bahwa kita memiliki Tuhan yang hidup, bukan Tuhan yang mati.
1. Analogi : Pada waktu seorang kepala keluarga meninggal dunia, maka hubungannya dengan anak-anaknya terputus.
Demikian pula halnya jika Tuhan Yesus mati dan tidak bangkit kembali, maka terputuslah hubungan kita denganNya.
2. Tetapi, karena Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian, maka hubungan antara Tuhan Yesus dengan umatNya akan terus berlangsung.
a. Tuhan Yesus menjadi Imam Besar di hadapan Allah (Ibrani 4 : 24)
b. Tuhan Yesus menjadi Juru Syafaat (Pembela) bagi kita (Roma 8 : 34)
c. Pengantara kita
1 Timotius 2 : 5
1 Yohanes 2 : 1
Allah itu Maha Kudus. Kita tidak bisa langsung menghampiriNya tanpa Pengantara, yaitu Yesus Kristus Juruselamat kita.
V. Penutup
Kebangkitan Kristus mempunyai arti yang sangat penting bagi umat manusia, bukan hanya bagi kita orang-orang Kristen.
Berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus haruslah didengar oleh segenap umat manusia, sebab sangat penting bagi mereka (Kisah 26 : 22, 23)
~~
Nyanyian : Anak Allah Yesus namaNya