KAMI, BAIK SECARA PRIBADI DAN JUGA SECARA
KORPORAT, INGIN MEMILIKI PIKIRAN DAN PERASAAN
KRISTUS
Filipi 2 : 5 ”Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”
I. PENDAHULUAN
1. Istilah ”menaruh pikiran dan perasaan ... Kristus Yesus” berarti memiliki pikiran dan perasaan... Kristus Yesus”
2. Istilah ”pikiran dan perasaan” berasal dari kata Yunani ”PHRONEO” yang artinya mindset, yaitu pola-pikir.
Contoh : Mindset dalam sebuah perusahaan (bank) : ”Kita harus bersikap sopan dan ramah kepada customer”
Mindset yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi caranya dia bersikap
II. APAKAH YANG MENJADI PIKIRAN DAN PERASAAN (MINDSET) KRISTUS?
Yang menjadi pikiran dan perasaan (mindset) Kristus dapatlah diringkaskan menjadi 3 macam :
1. Agar jiwa-jiwa yang terhilang diselamatkan
(Lukas 19 : 10, Yohanes 3 : 16-17, 2 Petrus 3 : 9)
2. Agar jiwa-jiwa yang sudah diselamatkan itu beribadah kepada Tuhan dan hidup dekat dengan Tuhan serta mengasihi Tuhan. (Mazmur 145 : 1-7, Wahyu 4 : 10, 11)
3. Agar jiwa-jiwa yang sudah diselamatkan itu (jemaat) akan memperoleh pembinaan dan pelayanan yang baik, sehingga sekaliannya dapat bertumbuh dan memiliki karakter seperti Kristus. (Efesus 4 : 11-14, Roma 8 : 29)
III. BAGAIMANAKAH CARANYA KITA SEBAGAI PRIBADI DAN SEBAGAI JEMAAT DAPAT MEWUJUDKAN PIKIRAN DAN PERASAAN (MINDSET) KRISTUS?
1. Agar jiwa-jiwa yang terhilang diselamatkan, kita akan melakukan secara pribadi :
a. Belajar seperti Andreas, Yohanes 1 : 41-42
● Membawa jiwa kepada Kristus
b. Memiliki semangat yang membara untuk membawa jiwa kepada Kristus
1 Korintus 9 : 16 ”Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
Secara korporat :
a. Kita harus saling mengingatkan bahwa jiwa-jiwa yang terhilang harus diselamatkan, supaya kita memiliki semangat yang membara untuk membawa jiwa kepada Kristus.
b. Kita membentuk tim penginjilan dalam kebaktian-kebaktian.
c. Kita menjadi tim pemerhati bagi jiwa-jiwa. Usahakan kirim SMS atau menelpon apabila melihat ada jemaat yang tidak hadir
d. Bentuk tim kunjungan ke rumah-rumah (sudah terbentuk tim kunjungan ke rumah sakit & penjara)
2. Agar jiwa-jiwa yang sudah diselamatkan itu beribadah kepada Tuhan dan hidup dekat dengan Tuhan serta mengasihi Tuhan, kita akan melakukan :
Secara pribadi : a. Disiplin menjalankan saat teduh
b. Hadir dalam Kebaktian Doa (Senin, Rabu, Jumat)
c. Ber[puasa pada setiap hari Jumat
Secara korporat : a. Rajin hadir dalam Kebaktian
b. Ikut dengan aktif pujian & penyembahan dengan semangat. P & W sangat penting, jangan abaikan
c. Tim pemuji (Yehesaf Ministry) melayani dengan kasih kepada Tuhan dan senantiasa hidup dalam kekudusan
3. Agar jiwa-jiwa yang sudah diselamatkan itu (jemaat) akan memperoleh pembinaan dan pelayanan yang baik, sehingga sekaliannya dapat bertumbuh dan memiliki karakter seperti Kristus, kita akan melakukan :
Secara pribadi : 1. Tiap hari baca Firman Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, menghafal ayat Firman Tuhan, melaksanakan Firman Tuhan
2. Biasakan diri untuk membaca buku-buku rohani
3. Ikut PPJ, atau LKTI
4. Cari teman (minimal 6 orang) di gereja
Secara korporat : 1. Membentuk care-cell (KTB) dalam kelompok-kelompok kecil (KW, KP, Guru SM, Remaja, BEP, Paduan Suara, Yehesaf, Usher, dsb).
2. Menyelenggarakan KTB. Jemaat ikut KTB
3. Menyelenggarakan kebaktian-kebaktian yang bermutu. Semua pengerja mempersiapkan diri dengan baik sebelum pelayanan
4. Menyelenggarakan Bulan KP, KW, KM/Remaja, Anak-anak, Keluarga, Pemuridan, Pelayanan, Kelompok Kecil
IV. MENGHADAPI TAHUN 2008 BERSAMA DENGAN TUHAN
1. 1 Petrus 5 : 7 ”Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
2. 1 Tes 5 : 16-18 16 Bersukacitalah senantiasa
17 Tetaplah berdoa
18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu
Nyanyian : Peganglah tanganku ya Roh Kudus
~~