TUHAN BERKENAN MENOLONG ORANG YANG
TERPURUK !
1 Tawarikh 4 : 9, 10
9. Yabes lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya; nama Yabes diberi ibunya kepadanya sebab katanya : ”Aku telah melahirkan dia dengan kesulitan”.
10. Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya : ”Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tanganMu menyertai aku, dan melindungi aku daripada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
I. PENDAHULUAN
Banyak orang di dunia ini yang sedang mengalami keadaan yang terpuruk, mengalami keadaan yang tertekan, diejek orang, dihina orang, bahkan oleh orang-orang yang terdekat dengannya. Mengalami keadaan perekonomian yang payah, sehingga banyak hutang dan tidak bisa bayar hutang.
Ada 2 pilihan :
1. Tetap tinggal terpuruk, tertekan, terluka seterusnya dan selamanya, atau
2. Bangkit dari keterpurukannya dengan pertolongan Tuhan.
Kisah Yabes adalah kisah tentang orang yang terpuruk, dan bangkit dari keterpurukannya dengan pertolongan Tuhan.
II. YABES BERADA DALAM KEADAAN TERPURUK
1. 1 Tawarikh 4 : 9 b ”... nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya : ”Aku telah melahirkan dia dengan sangat kesakitan”.
● Yabes diberi nama ”Si Pembuat Sakit”.
Keluarganya menganggap Yabes sebagai orang yang membuat sakit, orang yang menyebabkan orang lain menderita, orang yang membuat orang lain tidak nyaman.
● Kemanapun dia pergi, Yabes menyandang nama sebagai ”si pembuat sakit”, si pembuat penderitaan, orang yang menyebabkan ibunya sangat menderita. Yabes digolongkan sebagai biang kerok, sumber malapetaka, pembawa sial.
2. Yabes sangat tertekan
Dengan predikat jelek yang disandangnya, dia merasa sangat tertekan. Perasaan dan pikirannya tidak sejahtera. Mungkin hatinya terluka.
3. Yabes tidak mau berada dalam keadaan terpuruk, dia putuskan untuk bangkit. Dia berseru dan memohon kepada Tuhan, dengan hati yang sungguh-sungguh.
III. YABES BERSERU KEPADA ALLAH ISRAEL
”Yabes cried out to the God of Israel.”
● Yabes telah menempuh cara yang tepat untuk keluar dari keadaannya yang terpuruk.
• Dia tidak tinggal dalam keadaan sakit hati, patah semangat, kecewa, putus asa, sedih terus menerus, tidak ada sukacita, murung, emosional, dll.
• Yabes bangkit dan memohon pertolongan Tuhan.
Yabes telah berdoa dengan iman, secara spesifik dan bersungguh-sungguh hati :
Hal inilah yang membedakan Yabes dengan kebanyakan orang lain yang berdoa tidak dengan tekun dan bersungguh-sungguh, tidak dengan iman dan tidak spesifik.
IV. PERMINTAAN DOA YABES
● Isi permintaan doa Yabes ada 2 macam :
1. Memohon agar Tuhan memberkatinya
2. Memohon agar Tuhan menyertainya/melindunginya
1. ”Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku.”
a. Yabes minta diberkati oleh Tuhan dengan berlimpah-limpah
* Permintaannya ini adalah permintaan yang berlawanan dengan keadaannya yang buruk. Doanya telah dinaikkannya dengan iman dan keberanian ilahi.
- Yabes percaya bahwa Tuhan dapat mengadakan mujizat mengubah keadaannya, dari si pembuat sakit menjadi orang yang diberkatiNya dengan berlimpah-limpah.
b. Yabes meminta agar Tuhan memperluas daerahnya.
* Apabila kita mendengar Yabes meminta agar dia diberkati dengan berlimpah-limpah, kita mungkin berpikir bahwa dia selfish, mementingkan diri sendiri.
Mungkin kita berpikir bahwa Yabes ingin jadi orang kaya yang banyak harta dan kekayaan, agar orang-orag akan menyeganinya, agar hidupnya menjadi lebih enak dan lebih terpandang.
* Tetapi ternyata motivasi Yabes lurus. Selain meminta agar Tuhan memberkatinya berlimpah-limpah, dia juga meminta agar Tuhan memperluas daerahnya, artinya : memperluas pelayanannya.
Dia meminta agar Tuhan memperluas kesempatan-kesempatannya dan meningkatkan pengaruh/kekuasaannya, sehingga dia dapat menjangkau lebih banyak jiwa bagi Tuhan.
Yabes telah berdoa meminta agar dia dapat menjadi berkat lebih banyak lagi bagi orang-orang lain.
2. Yabes telah berdoa meminta : ”Kiranya tanganMu menyertai aku dan melindungi aku daripada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku.”
a. Yabes telah berdoa dengan spesifik, dia tidak seekdar meminta agar Tuhan melindunginya.
Dia meminta agar Tuhan menyertainya, berarti dia meminta agar Tuhan campur tangan dalam hidupnya.
Di dalam alam roh, apabila Tuhan menyertai dan melindungi seseorang, maka si jahat tidak lagi dapat menjamah orang itu.
1 Yohanes 5 : 18 ... tetapi Dia (Tuhan Yesus) yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya”
b. Yabes meminta agar Tuhan melindunginya daripada malapetaka.
* Malapetaka = kecelakaan (harm)
= sesuatu yang jahat dari si iblis (evil)
• Iblis berupaya mencelakakan kita, tetapi Tuhan kita Yesus Kristus jauh lebih besar daripada si iblis. Tuhan dapat melindungi kita dan meluputkan kita daripada malapetaka. Tuhan Yesus mengajarkan kita berdoa : ”dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat.”
• Yabes berpendapat, karena Tuhan melindunginya daripada malapetaka, maka kesakitan tidak akan menimpanya.
Kesakitan adalah pain, rasa nyeri
• orang yang sakit dan juga orang tua merasakan kesakitan
V. KESIMPULAN
1. Tuhan Yang Mahakuasa telah berkenan mengabulkan permintaan Yabes, berarti Tuhan berkenan menolong orang-orang yang terpuruk.
2. Doa Yabes itu boleh kita ikuti, bukan sebagai mantera, tetapi sebagai pola doa yang baik untuk diikuti.
Nyanyian : Give Thanks
No. 135 Dengan hati bersyukur
~~