TUHAN ALLAH MEMILIH GEREJA UNTUK
MENYELAMATKAN BANGSA-BANGSA
I. PENDAHULUAN
1. Dalam zaman Perjanjian Lama Tuhan Allah memilih bangsa Israel untuk menjadi bangsa yang memuliakan Allah, sehingga bangsa-bangsa akan datang kepada Tuhan. Ternyata bangsa Israel telah gagal
2. Dalam Perjanjian Baru Tuhan Allah memilih gereja untuk menyelamatkan bangsa-bangsa
3. Lihat kesamaan antara 1 Petrus 2 : 9, 10 dengan Keluaran 19 : 5-6 dan Yesaya 43 : 20-21
II. Tuhan Allah memilih gereja untuk menyelamatkan bangsa-bangsa dengan urutan proses sebagai berikut :
1. Tuhan memanggil umat manusia yang berada dalam kegelapan kepada terang
a. Ketika umat manusia berada dalam kegelapan, Tuhan memanggil manusia untuk keluar dari kegelapan kepada terangNya yang kekal.
Melalui pemberitaan Firman Tuhan/kesaksian/ajakan
b. Respons/tanggapan manusia :
- menolak
- menerima
● Yang menerima panggilan Tuhan itu berkata :
”Saya datang Tuhan, saya menerima Terang itu (Terang itu = Tuhan Yesus
Kristus)
● Yohanes 5 : 24 – Berpindah status, dari mati kepada hidup
c. Dari pengertian bahwa Tuhan memanggil manusia yang berada dalam kegelapan kepada terang, maka muncul kata EKLESIA.
Eklesia = the called out one, orang yang dipanggil
= secara lengkap : Orang yang dipanggil keluar dari dunia dan masuk ke dalam Kristus
Eklesia tercatat 115 x di dalam Perjanjian Baru
2. Tuhan menjadikan orang yang telah dipanggil dari kegelapan kepada terang untuk menjadi umatNya yang beroleh belas kasihan Tuhan.
Ayat 10 : Kamu yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umatNya.
Yang dahulu tidak dikasihani, tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan
3. Selanjutnya Tuhan juga menjadikan umatNya (gereja) menjadi :
bangsa yang terpilih, imamat yang rajani
bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri
a. Menjadi bangsa yang terpilih
Seperti bangsa Israel, gereja juga menjadi bangsa yang terpilih
Terpilih untuk diberkati oleh Tuhan, supaya menjadi berkat bagi bangsa-bangsa
b. Menjadi Imamat yang rajani (Imam yang melayani raja)
Gereja (jemaat) diberikan anugerah untuk menghampiri Tuhan sebagai raja. Gereja menghampiri Tuhan dengan Doa dan Pujian & Penyembahan.
c. Menjadi bangsa yang kudus
Gereja memiliki nilai-nilai hidup yang kudus, yang tidak sama dengan dunia ini.
Contoh : Nilai-nilai gereja yang kudus Nilai-nilai dunia
- Kasih dan persahabatan - Kebencian, permusuhan
- Kerendahan hati - Kecongkakan
- Kejujuran - Dusta
- Cinta Tuhan - Cinta uang
d. Menjadi umat kepunyaan Allah sendiri
Gereja diperlakukan Tuhan sebagai milikNya yang sangat dikasihinya
4. Pada akhirnya Tuhan mau agar Gereja memberitahukan perbuatan-perbuatan besar dari Dia kepada bangsa-bangsa
Ayat 9b : ”... supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari DIA...”
Pada mulanya Tuhan merencanakan menyelamatkan bangsa-bangsa melalui bangsa Israel, tetapi bangsa Israel telah gagal.
Kini, Tuhan mau memakai gerejaNya untuk menyelamatkan bangsa-bangsa
Tuhan Allah memilih Gereja untuk menyelamatkan bangsa-bangsa.
Nyanyian : No. 197 Kamulah bangsa yang terpilih
~~