KEHIDUPAN ROHANI YANG BAIK DARI ORANG
YANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN
Lukas 2 : 25-30
I. PENDAHULUAN
1. Setiap orang memiliki kerinduan (keinginan), cita-cita yang hendak dicapainya. Termasuk orang lansia masih mempunyai cita-cita/keinginan/kerinduan.
2. Di dalam Lukas fatsal 2 dikisahkan tentang seorang lansia bernama Simeon, yang mempunyai kerinduan untuk bertemu muka dengan muka dengan Mesias.
Pada waktu kerinduan hatinya terpenuhi, dia berkata : ”Sekarang Tuhan, biarkanlah hambaMu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firmanMu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang daripadaMu...” (Lukas 2 : 29, 30).
II. ALANGKAH BAIKNYA APABILA KITA MEMILIKI HATI DAN KEHIDUPAN SEPERTI SIMEON, TERUTAMA SEBAGAI LANSIA, YANG MEMILIKI KEHIDUPAN ROHANI YANG BAIK
Bagaimana keadaan hati dan kehidupan Simeon ?
1. Simeon adalah seorang yang benar
2. Simeon adalah seorang yang saleh
3. Simeon adalah seorang yang hidupnya dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus
4. Simeon adalah seorang yang rindu bertemu muka dengan muka dengan Mesias/Tuhan
III. ADA 4 MACAM KEHIDUPAN ROHANI YANG BAIK YANG HENDAKNYA DAPAT DIMILIKI OLEH KAUM LANSIA
1. Hidup sebagai orang yang benar
Lukas 2 : 25 ”Adalah di Yerusalem seorang yang bernama Simeon. Ia seorang yang benar...”
● Kata-kata ”Ia seorang yang benar” berarti Ia seorang yang hatinya lurus dan tulus.
- Ada hati lurus, ada juga hati bengkok
- Ada hati tulus, ada juga hati yang munafik
● Hidup sebagai orang yang benar bersumber dari hati, berdasarkan iman yang benar kepada Allah serta kasih dan takut akan Allah
● Pada masa sekarang, hidup sebagai seorang yang benar disebut sebagai ”hidup dengan integritas tinggi,” yaitu yang ada di hati ada di mulut. Perbuatan dengan hatinya sama
● Seorang yang benar akan berbicara benar, tidak bohong dan menipu.
Seorang yang benar akan berlaku jujur dan bisa dipercaya, tidak akan berbuat curang
2. Hidup sebagai orang yang saleh
Lukas 2 : 25 ”Adalah di Yerusalem seorang yang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh...
● Kata-kata ”Ia seorang yang saleh” berarti ”Ia seorang yang beriman” dengan ciri-ciri :
- Hidupnya takut Tuhan (Mazmur 128 : 1)
- Beribadah kepada Tuhan (Maleakhi 3 : 18)
- Hidupnya menghormati Tuhan
● Orang yang saleh adalah orang yang mengasihi Tuhan dan rela mengabdi kepada Tuhan
● Orang yang saleh adalah orang yang hidupnya berpusatkan kepada Tuhan dan selalu rindu menyenangkan hati Tuhan
3. Hidup yang dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus
● Ada orang-orang yang hidupnya dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus, tetapi ada juga orang-orang yang hidupnya dikuasai dan dikendalikan oleh roh jahat, oleh kehendak hawa nafsu, oleh keinginan daging (sinful nature)
● Roh Kudus adalah Pribadi ke-3 dalam Allah Tri Tunggal (Trinitas)
● Roh Kudus dinamakan Parakleitos, yang berarti Penolong Ilahi dan Penghibur Sejati (comforter)
● Roh Kudus sudi memimpin orang-orang yang rela dipimpin olehNya. Galatia 5 : 24, 25 dan 26
Hiduplah oleh Roh berarti berjalan dalam sebuah barisan yang dipimpin oleh Roh Kudus
4. Rindu bertemu muka dengan muka dengan Tuhan
Lukas 2 : 25 Ádalah di Yerusalem seorang yang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh, yang menantikan penghiburan bagi Israel...”
● Pada akhir zaman banyak orang yang menaruh harapannya kepada hidup ini dan dunia ini, bahkan ada orang-orang yang telah meninggalkan imannya kepada Kristus. Tetapi kita mau setia menantikan kedatangan Kristus.
● Yang menjadi kerindua orang lansia, hendaknya bukan lagi hal-hal yang duniawi, tetapi hal-hal yang rohani. Ada kerinduan untuk pergi dari dunia ini dan diam bersama-sama dengan Kristus (Filipi 1 : 23).
IV. Penutup menyanyikan nyanyian : Abba bapa atau Tuhan ku mau menyenangkanMu
~~