Untitled Document
 Home
 Visi & Misi
 Sejarah / History
 Organisasi
 Service / Pelayanan
 Gereja - Gereja Cabang
 Rubrik Kesehatan
 Departemen Misi
 News & Berita
 Hubungi Kami
 Kesaksian
 Photos
 Khotbah Gembala
KEBANGUNAN DI HIMALAYA

Beberapa tahun yang lalu pada waktu Natal yang bersalju, Kaleb (bukan nama sebenarnya) ingin pergi berbelanja. Dia adalah orang baru di Himalaya dan ingin jalan-jalan dikota sebelum meneruskan perjalanan. Ketika itu dia memperhatikan para pejalan kaki berkerumun mengelilingi seorang gadis yang tidak sadarkan diri karena kerasukan. Gadis itu berteriak dan memutuskan rantai yang dipakai orang-orang untuk mengikatnya. Seorang dukun mencoba untuk mengusir kuasa jahat itu, tetapi tidak menunjukkan hasil.

Meskipun merasa tidak pasti, Kaleb berjalan melalui kerumunan itu sambil membawa belanjaannya. Kata Kaleb : " Namun dalam hati saya, merasa yakin bahwa Yesus yang berkuasa dalam diri saya mampu menolong gadis itu. Jadi saya putuskan untuk berbalik mendekati kerumunan itu dan menyampaikan keinginan saya untuk mendoakan gadis itu."

Dukun yang ada hanya tersenyum, dan dia menunjukan daftar panjang dari persembahan-persembahan yang seharusnya disediakan oleh keluarga gadis itu jika mereka menginginkan untuk mengusir kuasa-kuasa jahat itu. Dukun itu juga berkata bahwa saya tidak mengetahui betapa kuat roh-roh jahat yang menguasai si gadis. Meskipun demikian saya tetap tenang, dan akhirnya diperbolehkan untuk mendoakannya dalam nama Yesus. Saya mendoakan gadis itu dan beberapa saat kemudian dia merasa tenang dan akhirnya dibebaskan dari pengaruh roh-roh jahat. Peristiwa ini menarik banyak orang dan mereka mulai bertanya dimana saya tinggal dan siapa saya sebenarnya.

Jam 05.00 keesokan paginya, kami sekeluarga dibangunkan oleh ketukan yang keras. Sekitar 70 orang penduduk lokal berdiri didepan rumah sambil membawa obor. Mereka bertanya apakah Yesus tinggal dirumah kami. Dengan pasti kami menjawab ; "Ya, karena Yesus tinggal didalam diri kami. Semula kami berpikir bahwa gadis yang saya tolong kemarin kambuh lagi dan mereka datang untuk membunuh kami. Namun ternyata bukan itu masalah nya. Mereka membawa sejumlah orang sakit dan memohon kami agar bersedia mendoakan orang-orang sakit itu sebelum pindah tempat tinggal. Sungguh mengejutkan ; setiap kali kami menumpangkan tangan kepada seseorang yang sakit, saya tau dengan pasti apa yang perlu didoakan. Setiap orang sakit yang kami doakan disembuhkan atau dibebaskan dari pengaruh roh-roh jahat. Banyak penduduk yang mengalir datang ketempat kami telah mencegah kami untuk melanjutkan perjalanan sesuai rencana pada hari itu. Kami berdoa dengan mereka sampai jam 20.00 malam. Kemungkinan ada sekitar 3000 orang yang hadir ditempat kami. Kami memanfaatkan kesempatan tersebut semampu kami untuk sharing tentang Yesus, dan kami memutuskan untuk tetap tinggal dikota itu.

Dalam waktu singkat, banyak orang yang menyatakan keinginan mereka untuk mengikut Yesus dan rindu untuk dibaptis. Lalu kami mulai mengatur mereka untuk membuka gereja-gereja rumah. Gerakan ini sungguh luar biasa dan saya perkirakan mereka yang menerima Kristus itu adalah 10% dari total populasi wilayah tersebut.

Saya kadang-kadang memikirkan apa yang akan terjadi jika saya mengabaikan suara Yesus yang mendorong saya untuk mendoakan gadis yang kerasukan roh-roh jahat di jalan beberapa hari yang lalu.

Sumber dari : JOEL-NEWS-INTERNATIONAL 399* 3 APRIL 2002



[Kembali]
(c) 2004 Gereja Sidang Jemaat Allah Batu Tulis All Rights Reserved